Segala hal
di dunia ini berbatas waktu. Waktu hidup yang akan berakhir kematian. Seseorang
yang mengejar skripsinya akan berbatas waktu sidang. Seorang yang kuliah akan
berbatas waktu kelulusan. Tugas-tugas yang berakhir pada waktu yang ditentukan.
Masa lajang yang akan berbatas waktu pernikahan.
Segala hal di dunia memiliki batas waktu. Berbuat amal hanya bisa dilakukan ketika hidup. Banyak orang, termasuk saya sendiri sering melupakan hal ini. Sibuk bermain-main. Melakukan banyak hal yang sia-sia. Membuang-buang waktu.
Hingga tiba-tiba sadar bahwa saya terlalu lama bermain-main. Waktu yang diberikan untukku hampir habis. Sudah tidak ada waktu lagi untuk menangis. Tidak pula menyesal. Sudah tidak berguna.
Disisa waktu ini, saya akan menjadi berarti. Setidaknya Allah masih berbaik hati memberiku sisa waktu. Menyadarkanku di detik-detik terakhir. Seandainya tidak, entah apa yang terjadi . . .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar